PENGUATAN GOOD GOVERNANCE PADA PROSPEK PENGENTASAN KEMISKINAN

  • Syaharani Noer Fathia Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Lampung, Indonesia
  • Ayu Dwiny Octary Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Lampung, Indonesia
  • Rona Majidah Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Lampung, Indonesia
Keywords: Good Governance, Kemiskinan

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah multidimensional dan multistruktural yang menjadikan pengentasan kemiskinan sebagai tantangan utama bagi pembangunan di abad ke-21. Kemiskinan umumnya terjadi di negara berkembang, namun tidak dapat dipungkiri bahwa kemiskinan dapat ditemukan di negara maju. Hal ini menyebabkan tidak dapat terlepasnya negara-negara di Kawasan Asia dari kemiskinan. Pada tahun 2017 terdapat penurunan sebesar 29,1% dari total kemiskinan di Kawasan Asia. Namun adanya pandemi Covid-19 sedikit menghambat pengentasan kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui substansi bagaimana intensifikasi demokrasi, stabilitas politik. dan tingkat korupsi dapat memengaruhi pengentasan kemiskinan, dengan rentang waktu penelitian selama 7 tahun (2015-2021). Hasil penelitian ini Demokrasi dan Stabilitas Politik berpengaruh negative signifikan dan Korupsi berpengaruh positif signifikan pada pengentasan kemiskinan. Selanjutnya diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat di negara-negara Kawasan Asia secara ekonomi dan non ekonomi. Dengan meningkatnya kesejahteraan rakyat maka taraf hidup akan meningkat dan kesenjangan pada aspek kehidupan akan berkurang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adi, I. R. (2005). Kemiskinan Multidimensi. Makara Human Behavior Studies in Asia, 9(1), 27–33.
AL-SHARAFI, A. A. L. I. H. (2021). The impact of applying good governance standards in reducing corruption and achieving sustainable development in Yemen. Ishraqat Tanmawia, 6(26).
Asian Developmant Bank. (2021). TOWARD A GREEN AND INCLUSIVE RECOVERY. www.adb.org/ar2021/digital
Banerjee, A., & Chaudhury, S. (2010). Statistics without tears: Populations and samples. Industrial Psychiatry Journal, 19(1), 60.
Bank, W. (2002). World Bank Atlas 2002. The World Bank.
Basit, A., & Haryono, S. (2021). Analisis Pengaruh Stabilitas Politik dan Faktor Ekonomi terhadap Indeks Harga Saham Gabungan: Analisis Pengaruh Stabilitas Politik dan Faktor Ekonomi terhadap Indeks Harga Saham Gabungan. Jurnal Aplikasi Akuntansi, 5(2), 220–237.
Basuki, A. T., & Yuliadi, I. (2014). Electronic Data Processing. Yogyakarta: Danisa Media.
Blavatskyy, P. (2021). Obesity of politicians and corruption in post‐Soviet countries. Economics of Transition and Institutional Change, 29(2), 343–356.
Chetwynd, E., Chetwynd, F., & Spector, B. (2003). Corruption and poverty: A review of recent literature. Management Systems International, 600, 5–16.
Fauziah, N. M., & Lubis, R. K. (2022). Sound Governance: Model Kolaborasi Multilevel sebagai Upaya Pencegahan Korupsi dalam Pemerintahan Desa. Jurnal Ilmu Administrasi Negara ASIAN (Asosiasi Ilmuwan Administrasi Negara), 10(2), 440–451.
Huraerah, A. (2013). Strategi Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan di Indonesia. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 12(1), 3–13.
Ildırar, M., & İşcan, E. (2015a). Corruption, Poverty and Economic Performance: Eastern Europe and Central Asia (ECA) Countries. International Conference on Eurasian Economies.
Ildırar, M., & İşcan, E. (2015b). Corruption, Poverty and Economic Performance: Eastern Europe and Central Asia (ECA) Countries. International Conference on Eurasian Economies.
Ishatono, I., & Raharjo, S. T. (2016). Sustainable development goals (SDGs) dan pengentasan kemiskinan. Share: Social Work Journal, 6(2), 159.
Nasution, I. B. (2020). Good Governance Dalam Mewujudkan Negara Hukum. Citra Justicia: Majalah Hukum Dan Dinamika Masyarakat, 21(1), 1–8.
Neudorfer, N. S. (2015). Development, democracy and corruption: how poverty and lack of political rights encourage corruption. Journal of Public Policy, 35(3), 421–457.
Ochilov, A. O., & Najibullah, E. (2021). HOW TO REDUCE POVERTY IN AFGHANISTAN. E-Conference Globe, 114–117.
Okwanya, I., & Abah, P. O. (2018). Impact of energy consumption on poverty reduction in Africa. CBN Journal of Applied Statistics, 9(1), 105–139.
Sen, A. (1987a). Food and freedom.
Sen, A. (1987b). Food and freedom.
Shabbir, M. S., Abbas, M., Aman, Q., Ali, R., & Orangzeb, K. (2019). Poverty Reduction Strategies. Exploring the link between Poverty and Corruption from less developed countries. Dilemas Contemporáneos: Educación, Política y Valore, 6(2).
Shehzadi, I., Siddique, H. M. A., & Majeed, M. T. (2019). Impact of political instability on economic growth, poverty and income inequality. Pakistan Business Review, 20(4), 825–838.
Sutarto, D. (2019). IMPLEMENTASI NILAI DEMOKRASI SEBAGAI SOLUSI BAGI PENGENTASAN KEMISKINAN DAN KESENJANGAN SOSIAL. PETITA, 1(1), 75–86.
Tebaldi, E., & Mohan, R. (2010). Institutions and poverty. The Journal of Development Studies, 46(6), 1047–1066.
Varshney, A. (2005). Democracy and poverty. Measuring Empowerment: Cross-Disciplinary Perspectives, 383–401.
Waluyo, B. (2022). Pemberantasan tindak pidana korupsi: Strategi dan optimalisasi. Sinar Grafika.
Windia, W. (2015). Sekali Lagi Tentang Pengentasan Kemiskinan (Di Bali). Piramida, 11(1), 1–7.
Yolanda, Y. (2019). Pengaruh Korupsi, Demokrasi Dan Politik Terhadap Kemiskinan Di Delapan Negara Asean Dengan Pertumbuhan Ekonomi Sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Kajian Ekonomi Dan Pembangunan, 1(3), 845–854.
Zedong, M. (2019). On the people’s democratic dictatorship. In Ideals and Ideologies (pp. 291–300). Routledge.
Published
2024-01-30
How to Cite
Fathia, S., Octary, A., & Majidah, R. (2024, January 30). PENGUATAN GOOD GOVERNANCE PADA PROSPEK PENGENTASAN KEMISKINAN. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan (JAK), 29(1), 28-38. https://doi.org/https://doi.org/10.23960/jak.v29i1.2000